Sabtu, 12 Maret 2016

banjir super parah

Ini Banjir Paling Parah.."


KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Sejumlah warga saat membawa barang berharga untuk mengungsi di Kampung Tambakan, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (13/3/2016).

BANDUNG, KOMPAS.com - Curah hujan tinggi pada Sabtu (12/3/2016) malam membuat debit air dari sungai Citarum meluap dan merendam ratusan rumah di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan sekitarnya.

Dari pantauan Kompas.com, di Kampung Tambakan RT 03 RW 01 Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Baleendah, Minggu (13/3/2016) genangan air merendam sedikitnya 30 rumah warga dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter atau sepinggang orang dewasa.

"Hujan mengguyur sejak kemarin sekitar jam 17.00 WIB sampai tadi pukul 03.00 WIB. Air mulai naik sejak tadi pagi," kata Tetep (40) warga sekitar.

Dia mengatakan, banjir tahun ini lebih parah dari tahun kemarin. Pasalnya, semula daerahnya tak pernah terendam, kini harus kebagian banjir tahunan tersebut. "Ini paling parah. Tahun kemarin tidak terendam. Padahal jalan di sini sudah dibeton, tetap saja air meluap," ungkapnya.

Akibat kondisi tersebut jalur lalu lintas dari Rancamanyar menuju Dayeuhkolot terputus. Terputusnya jalur menyebabkan kemacetan disejumlah titik. Seperti di Jalan Rancamanyar menuju Cibaduyut, arus lalu lintas terpantau padat.

Sementara itu, sejumlah warga terlihat mulai membawa barang berharga dan memilih mengungsi ke rumah saudaranya.

"Mau ngungsi saja, takut hujan lagi nanti sore. Rumah saya sudah mulai terndam," kata Entin (32) warga sekitar. 
sumber kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar